Sebagai pembekal dan pengedar angklung terbesar di Malaysia, Angklung Pak Radja nekad memastikan 100% kepuasan pelanggan kami. Dapatkan angklung anda hari ini untuk sekolah / premis anda dan dapatkan demonstration dan penghantaran percuma!
Friday, 19 June 2015
Gambang Semarang : Angklung Pak Radja with SK Padang Matsirat, Langkawi after 1 hour coaching
After just 1 hour of careful coaching by Pak Radja, this is the end-result... Still has plenty rooms for
improvement but nevertheless...it is amazing! Think of what they could manage to achieve after a few days of practice.
Video : Angklung Performance by SKSI II Kuala Kangsar
Angklung performance by SKSI II Kuala Kangsar, Perak
to mark the opening of 2nd International English Drama & Traditional Dance
"Aku Yang Dulu Bukanlah Sekarang" (This is The New Me)
"Can't Help Falling in Love"
Bayangan Gurauan : Angklung Pak Radja and SK Taiping, Perak
SK Taiping, Perak Angklung Group : Attempting to adapt angklung into rock music, Bayangan Gurauan ( Mega )
Wednesday, 17 June 2015
Free Music Score for download : Besame Moucho, Congratulations and Sungai Pahang
Besame Moucho :
(Kiss me generously)
A song written in 1940 by Mexican songwriter Consuelo Velázquez.[1]
It is one of the most famous boleros, recognized in 1999 as the most sung and recorded Mexican and Latin American song in the world. The song was inducted into the Latin Grammy Hall of Fame in 2001.[2]
Click below to Download:
https://www.mediafire.com/?irloalui7r83u59
Congratulations :
A song by Cliff Richard, the UK entry in the Eurovision Song Contest 1968
Click below to Download:
https://www.mediafire.com/?w77bo0n55m915kg
Sungai Pahang :
A song folk by Roslan Madun, Pahang Darulmakmur, Malaysia
Click below to Download:
https://www.mediafire.com/?hakgyckn4blejcv
Tuesday, 16 June 2015
Sejarah Angklung
Angklung Alat Muzik Tradisional Indonesia
Angklung merupakan alat muzik tradisional Indonesia yang telah sejak sekian lama berkembang khususnya masyarakat di Jawa Barat. Tidak ada rekod yang kukuh untuk mengimbau secara tepat bila angklung pertama kali dibuat atau dimainkan. Memadailah untuk kita tahu bahawa alat muzik ini telah lama wujud hasil dari daya kreativiti yang unggul di kalangan masyarakat kuno Indonesia.
Angklung ialah alatan muzik yang amat berkait rapat dengan bambu atau buluh. Sememangnya masyarakat Indonesia semenjak dahulu lagi sudah terkenal dengan keakraban mereka dengan hasil alam khususnya bambu. Bambu sering dimanfaatkan untuk membuat rumah, perabot rumah, dan perusahaan. Begitulah pula dengan alat muzik yang diperbuat daripada bambu seperti suling, kolintangan, calung, dan sebagainya.
Ritual Pemujaan Dewi Sri
Pada awalnya, alat muzik bambu digunakan oleh masyarakat Sunda untuk melakukan upacara ritual. Masyarakat Sunda yang giat bertani mempercayai keberadaan Nyai Sri Pohaci (Dewi Sri) sebagai Dewi Padi pemberi kehidupan (urip-urip). Menurut kisahnya, masyarakat Sunda mempersembahkan lagu-lagu pujian yang disertai bunyi-bunyian pengiring berirama yang berulang-ulang. Segala usaha ini adalah untuk memikat Dewi Sri agar turun ke bumi dan memberkati tanaman padi mereka, terhindar dari bencana alam dan kemerosotan hasil tuaian.
Dalam upacara ritual ini alat muzik yang biasa digunakan ialah alatan muzik yang diperbuat daripada batang-batang bambu yang ditabuh atau digoyang. Maka di sinilah titik tolak kelahiran berbagai-bagai alat-alat muzik termasuklah angklung dan calung. Angklung yang digunakan secara umum hanya terdiri atas lima nada (pentatonis) seperti salendro, pelog dan madenda.
Masyarakat Baduy, sisa masyarakat Sunda asli
Bukti kukuh yang menyokong kenyataan di atas dapat diperhatikan di kalangan masyarakat Baduy, yang dianggap sebagai sisa masyarakat Sunda asli. Kegiatan upacara ritual ini
masih lagi dipraktikkan sehingga ke hari ini. Mereka menggunakan angklung untuk menandakan saat awal penanaman padi.
Demikian pula pada perayaan hasil tuaian yang selalu diikuti dengan persembahan angklung. Pada masa ini perarakan besar-besaran diadakan dengan mengusung hasil-hasil tuaian yang boleh dibanggakan. Selain angklung alat-alat bunyian lain yang dipersembahakan adalah seperti kendang, gong dan trompet.
Angklung tertua
Angklung tertua dalam sejarah setakat ini ialah Angklung Gubrag. Ia dibuat di Jasinga, Bogor. Menurut catatan sejarahnya, ianya berusia 400 tahun! Beberapa angklung tersebut boleh ditonton di Musium Sri Baduga, Bandung. Ini langsung membuktikan bahawa angklung sudah lama bertapak di bumi bertuah Indonesia.
Wednesday, 10 June 2015
3 More Favourite Angklung Scores for free download.
Please click the link to download.
Yesterday :
https://www.mediafire.com/?mdw12ini3jo74by
Pamit :
https://www.mediafire.com/?h51ybvx63b7flbk
Keagungan Tuhan :
https://www.mediafire.com/?whojdi1dlj6jge9
Sunday, 7 June 2015
A Robot Playing Angklung
JAKARTA - Klungbot, a robot designed and prototyped (2010) by a group of creative and innovative graduates from Institut Teknologi Bandung (ITB) It can play the angklung skillfully. In fact it can also play the carumba and cymbal!
All thanks to these 8 remarkable young inventors Nugroho Hari Wibowo, Nova
Mahendra Putra, Sigit Yudanto, Rafid Fikri, Andyaningrum Fauziah, Hilmy
Hanif, Nadya Komara Putri dan Adam Yanuro.
In their effort to conserve the beauty of traditional music, they have in fact invented 2 other robots; V Rumba (April-September 2014) and Cymbot (September-November 2014). Their hope is to have these robots and Klungbot playing ensemble traditional musical instruments automatically. They are planning to have them connected to the keyboard or kinect sensor to enable these robots to play musical arrangement.
Under a close supervision of Dr Eko
Mursito Budo, the team had successfully pattern four of these angklung robots and as well as acoustic analysis angklung. This innovation is enclosed in ITB Innovation Move
in order to be able to help guide musician to get to know more of angklung music arrangement. Beside the team's mission to marry traditional music and technology, the team's vision is cultivate and instil the love of cultural herritage of Indonesia.
Bravo Indonesia!
Thursday, 4 June 2015
3 New Angklung Song scores for free download. Enjoy dear friends!
3 More new angklung song scores for free download. Enjoy!
Tiga buah skor angklung untuk di Download secara percuma. Harap-harap dapat dinikmati bersama.
Spanish Eyes :
https://www.mediafire.com/?w1kuy36astfwwpa
Sukiyaki :
https://www.mediafire.com/?zgmpsayuqw526dp
Tanjung Puteri :
https://www.mediafire.com/?yf2t69kc7vi0i4d
Subscribe to:
Posts (Atom)
-
Song : Ayam Den Lapeh Genre : Traditional (Indonesia) Composer : Abdul Hamid Original singer : Ally Kasim (Pagar Ruyung, Indonesia) ...
-
A beautiful evergreen lullaby from amazing Indonesia! It is in Keroncong genre .This song is also known in other country such as Malaysia,...












